"Sebanyak 23 instansi atau SKPD tingkat provinsi di Kalimantan Tengah belum melaksanakan sosialisasi HIV/AIDS yang ditawarkan KPA," kata Sekretaris KPA Kalteng, William Katopo di Palangka Raya, Minggu.
Pria yang pernah bekerja di Biro Humas Pemprov Kalteng ini mengataan, dari sebanyak 41 instansi atau SKPD yang ada di provinsi ini, baru 18 yang menerima dan melaksanakan sosialisasi tentang HIV/AIDS yang ditawarkan KPA.
Diantara yang telah melaksanakan atau menerima kegiatan sosialisasi tersebut ialah pihak TNI yang dalam hal ini Korem 102 Panju Panjung dan pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah serta beberapa instansi pemerintah provinsi dan instansi vertikal yang lain di Kalteng.
William mengatakan, selain kegiatan sosialisasi, ke-18 instansi itu juga telah melaksanakan pemeriksaan HIV/AIDS pada pegawai instansi yang bersangkutan.
"Kami juga meminta seluruh pimpinan SKPD baik yang telah melaksanakan maupun yang belum melakukan sosialisasi agar dapat mempogramkan kegiatan pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Apalagi penyakit yang belum ditemukan obatnya ini penyebarannya semakin memprihatinkan," katanya.
Sampai akhir semester satu 2016 terdata sebanyak 810 orang tertular penyakit HIV/AIDS, sementara pada semester yang sama pada 2015 terdata 647 orang di Kalteng tertular atau meningkat 4,7 persen.
Selain itu, dari data yang dirilis KPA Kalteng pada golongan jenis pekerjaan, kalangan ibu rumah tangga berada di urutan kedua terbanyak penderita penyakit HIV/AIDS di Kalimantan Tengah, atau 19,4 persen dari total temuan kasus pada rentang 2005-2015.
Sementara, peringkat pertama berdasarkan jenis pekerjaan ialah golongan wiraswasta dengan jumlah 25,9.
William pun mengajak seluruh elemen masyarakat dapat semakin aktif menjaga dan mengawasi serta turut mengantisipasi penyebaran virus HIV dan penularan AIDS ini.
"Yang tak kalah penting adalah pemikiran masyarakat terhadap ODHA. Bukan saatnya lagi mereka dijauhi dan ditakuti. Justru mereka harus dirangkul dan diberikan semangat serta dorongan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik," katanya.
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2016
0 Response to "Penderita HIV/AIDS Cukup Tinggi, 23 SKPD Kalteng Belum Laksanakan Sosialisasi HIV/AIDS?"
Posting Komentar