Kemensos Gelontorkan Bansos Rp161,6 Miliar Untuk Kalteng

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kementerian Sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) menyebut telah menggelontorkan dana bantuan sosial senilai Rp161,6 miliar untuk warga Kalimantan Tengah.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, melalui pernyataan tertulis yang diterima Antara Minggu mengatakan PKH diharapkan bisa menurunkan jumlah balita kurang gizi.

"Program keluarga harapan ini dari kehamilan, bayi, balita, sampai SMA. Kenapa dimulai dari kehamilan ? Karena Pemerintah ingin generasi Indonesia sehat sejak masih dalam kandungan. Tidak ada lagi gizi buruk," kata Khofifah saat penyerahan bantuan sosial PKH di Kabupaten Kantingan, Kalimantan Tengah.

Khofifah mengatakan, gizi buruk saat ini masih jadi persoalan di Indonesia. Mensos mencatat saat ini Indonesia masih menempati posisi kelima di dunia untuk kasus gizi buruk.

"Dengan dana PKH ini, saya harap ibu-ibu benar-benar memperhatikan gizi anak-anaknya, sehingga tidak ada lagi balita yang kekurangan gizi, begitu juga dengan angka kematian ibu hamil dan bayi bisa ditekan," harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan, secara nasional ada tambahan penerima PKH dari sebelumnya 3,5 juta kepala keluarga penerima menjadi 6 juta kepala keluarga. Dengan jumlah pendamping PKH mencapai 27.000 orang.

Harry mengatakan, di Kalimantan Tengah, Kementerian Sosial menggelontorkan bantuan sosial hingga Rp161,6 miliar. Bantuan sosial tersebut terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Eks Tim-tim, Bansos Disabilitas, Bansos Lansia, Beras Sejahtera, Bantuan Kendaraan Siaga Bencana, Bansos Keserasian Sosial, Bansos Sarana Lingkungan, Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), Bansos KUBE Perkotaan, dan Bansos RS RTLH Perkotaan.

"Khusus program keluarga harapan (PKH) menjangkau 31.405 keluarga di Kalimantan Tengah," tambah Harry.

Dia menerangkan, PKH merupakan bantuan sosial yang diberikan pemerintah bagi kepala keluarga miskin yang memiliki sejumlah kriteria. Yakni terdapat ibu hamil dan balita, serta memiliki anak sekolah usia SD, SMP, dan SMA.

Besaran bantuan yang diberikan yaitu untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ibu hamil dan balita Rp1,2 juta, siswa SD Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, SMA Rp1 juta. Semua empat kali cair dalam setahun.

"Ibu hamil dari keluarga penerima manfaat harus memeriksakan kehamilannya sampai empat kali. Itu wajib," kata Harry.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Related Posts :

0 Response to "Kemensos Gelontorkan Bansos Rp161,6 Miliar Untuk Kalteng"

Posting Komentar