Pedagang Palangka Raya Mulai Marak Jajakan Parcel

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Sejumlah pedagang pertokoan di Palangka Raya mulai menjajakan beraneka parcel untuk menyambut Natal dan tahun baru 2017.

"Sejak munggu lalu kami mulai menjual parcel. Meski belum terlalu banyak pembeli, namun beberapa orang secara khusus sudah ada yang memesan," kata Ika , salah satu penjaga toko di Palangka Raya, Kamis.

Parcel yang dijual di tempatnya terdiri dari beberapa varian isi, yang umumnya makanan berupa kebutuhan Natal seperti sirup, kue kering dan aneka makanan ringan.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan paket parcel lain berupa peralatan saji seperti gelas, cangkir, teko toples. Selain itu kita juga menyediakan paket campuran yang berupa aneka makanan ringan dan alat sajinya.

Berdasarkan pantauan, harga yang ditawarkan setiap paket parcel di masing-masing toko memiliki harga bervariasi mulai dari harga terendah Rp250 ribu hingga harga termahal Rp2,5 juta.

"Harga parcel ini tergantung dari banyaknya paket dan produk yang dikemas. Jika hanya makanan ringan pasti harganya lebih murah, namun jika isinya peralatan saji, maka harga akan lebih mahal," kata Yunita penjaga toko lain.

Wanita berusia 25 tahun itu mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekira 30 paket parcel dengan berbagai ukuran dengan isi paket yang bervariasi.

"Kita sengaja menjual parcel dengan isi dan harga yang berbeda-beda sehingga nantinya pelanggan bisa membeli sesuai keperluan dan dana yang dimiliki pembeli. Selain itu, jika pelanggan ingin memesan parcel dengan isi yang ditentukan sendiri kami juga melayani," katanya.

Dia mengatakan, biasanya permintaan mencapai puncaknya pada 21 Desember atau H-3 sebelum hari Natal.

"Biasanya permintaan pelanggan akan mencapai puncaknya saat mendekati Natal. Menurut mereka ini dilakukan untuk memastikan bahwa parcel dalam keadaan baik saat diberikan kepada sanak keluarganya," katanya.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 Response to "Pedagang Palangka Raya Mulai Marak Jajakan Parcel"

Posting Komentar