Curah Hujan Meningkat, BPBD Imbau Masyarakat Kotim Waspada Banjir

Sampit (Antara Kalteng) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan banjir seiring meningkatnya curah hujan beberapa hari terakhir.

"Tadi kami meminta informasi dari kecamatan-kecamatan, memang semuanya masih normal. Tapi ada kenaikan ketinggian air sungai," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur, Sutoyo di Sampit, Rabu.

Curah hujan mulai meningkat beberapa hari terakhir. Seperti Selasa (8/11) malam dan Rabu (9/11) pagi, hujan deras mengguyur kawasan kota Sampit dan sekitarnya.

Pantauan di lapangan, air menggenangi pekarangan warga di sejumlah lokasi seperti Jalan Kopi, Batu Granit, HM Arsyad dan lokasi lainnya. Air meluber karena drainase sudah tidak mampu lagi menampung volume air saat hujan deras, namun saat siang hari genangan surut.

Masyarakat di kawasan kota diimbau mencegah banjir dengan cara membersihkan drainase agar air mengalir lancar saat hujan deras. Masyarakat diminta aktif membersihkan sampah yang menyumbat drainase tanpa harus selalu berharap kepada petugas kebersihan yang membersihkannya.

"Sekarang sudah lumayan karena walau tergenang pun biasanya tidak terlalu lama karena aliran air mulai lancar. Mudah-mudahan saja pemerintah terus membenahi drainase sehingga tidak ada genangan lagi meski saat hujan deras," kata Subhan, salah satu warga.

Sementara itu bagi warga yang tinggal di pinggir sungai atau kawasan langganan banjir, diimbau waspada saat hujan deras. Meningkatnya curah hujan bisa membuat air sungai naik dan meluap ke permukiman.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dari 17 kecamatan di kabupaten ini, setidaknya ada 10 kecamatan yang rawan banjir. Meliputi wilayah Utara yakni Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Bukit Santuai, Kota Besi dan Cempaga Hulu. Kecamatan dalam Kota Sampit, yakni Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang.

Kawasan Selatan juga tidak luput dari ancaman banjir. Yakni di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan dan Kecamatan Teluk Sampit.

Kewaspadaan semua pihak diharapkan bisa mengurangi dampak bencana yang terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga berkoordinasi dengan instansi lain untuk mengantisipasi munculnya banjir dan bencana lainnya. 

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 Response to "Curah Hujan Meningkat, BPBD Imbau Masyarakat Kotim Waspada Banjir"

Posting Komentar