Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Setelah dilakukan pengambilan keterangan, mobil Rush dengan nomor polisi KH 1100 TB hingga menabrak pohon palm di taman pinggir Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Kamis (11/1/18), ternyata Aparatur Sipil Negara di Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng bernama Niah (56).
Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Suprapto melalui Kanit Laka Aiptu Tri Marsono di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan, berdasarkan keterangan dari korban kecelakaan tunggal tersebut betul seorang ibu bernama Niah.
"Hasil dari keterangan korban, bahwa yang mengemudi mobil Rush bernama ibu Niah yang masih bekerja di Disdik Kalteng," kata Tri Marsono.
Sebelumnya, dipemberitaan menyebutkan bahwa yang mengemudi adalah anaknya HD (14). Ternyata, pengemudi bernama Niah, sedangkan posisi HD berada diposisi kursi bagian belakang.
Selanjutnya, untuk nama anaknya yang sempat diberitakan baik melalui media cetak maupun daring berinisial AR (14) ternyata yang benar adalah HD.
Oleh sebab itu, Niah mengklarfikasikan terkait pemberitaan itu yang sempat menghebohkan "Kota Cantik" Palangka Raya melalui akun media sosial.
Dia menceritakan kronologis kejadian yang sebenarnya, bahwa saat itu pihaknya dan anaknya HD mengantar suami ke David Studio II di kawasan Jalan Yos Sudarso.
Usai mengantar suaminya tersebut, ia dan anaknya berniat pulang kembali ke rumah yang berada di Jalan Danau Mare III, Kecamatan Jekan Raya, Kelurahan Bukit Tunggal.
Saat berada di Jalan Yos Sudarso, tepatnya setelah melewati lapangan sepakbola mini Universitas Palangka Raya, pihaknya tiba-tiba pikirannya dalam keadaan tidak sadar atau dibawah alam sadar hingga menabrak pohon palm dipinggir taman Jalan Yos Sudarso.
"Ketika menabrak sebuah pohon palm tersebut, saya baru sadar mengalami kecelakaan tunggal. Saat itu keadaan mobil mengeluarkan asap dan tertimpa pohon, sehingga membuat saya buru-buru untuk keluar mobil menyelamatkan anak saya dan kembali lagi untuk mengambil tas yang saat itu berada di dekat setir mobil" katanya.
Sedangkan anak saya, kata Niah, sempat merasa kaget. Untungnya HD tidak mengalami luka-luka dan sebagainya, tambahnya.
Niah yang didampingi suaminya menuturkan segera mengganti rugi pohon palm yang ditabraknya itu sesuai dengan aturan yang berlaku di instansi terkait nantinya.
"Kami mengikuti aturan instansi terkait aja bagaimana baiknya," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang saksi yang enggan menyebutkan namanya dan bekerja di salah satu instansi Pemprov Kalteng mengatakan kepada media, bahwa yang mengemudikan adalah anak pelajar dan bukan seorang ibu.
"Kami kan habis apel sore dan santai sejenak di depan kantor. Tidak lama mendengar ada suara benturan amat keras di tempat kejadian. Saat kita hampiri, kami melihat ibu itu keluar dari pintu bagian samping kiri mobil menuju pintu bagian kanan kemudi mobil," katanya saat di lokasi kejadian beberapa waktu lalu.
Setelah tidak lama kemudian, kedua korban kecelakaan tunggal tersebut langsung dibawa anggota Satlantas Polres setempat ke pos polisi untuk diberikan pertolongan medis.
Selanjutnya, pihak kepolisian yang menangani kecelakaan tunggal itu langsung menyerahkan bangkai mobil Rush yang mengalami rusak parah pada bagian depan dan atapnya akibat tertimpa pohon palm itu kepada pemiliknya, karena prosesnya di kepolisian sudah selesai.
0 Response to "Ternyata! Penabrak Pohon Palm Seorang ASN Disdik Kalteng"
Posting Komentar