Pemprov Kalteng Diingatkan Percepat Pengadaan Barang dan Jasa

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Satuan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diingatkan mempercepat pengadaan barang dan jasa agar penyerapan anggaran hingga akhir Desember 2018 dapat lebih optimal dibandingkan tahun 2017.

Mempercepat pengadaan barang dan jasa bukan sekedar penyerapan anggaran namun mengoptimalkan pelaksanaan program yang telah disusun, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappedalitbang) Kalteng, Yuren S Bahat di Palangka Raya, Senin.

"Kita juga tidak ingin keterlambatan pengadaan barang dan jasa di tahun 2017 terulang lagi di tahun 2018. Jadi, selain mengingatkan, kita juga akan mendorong agar SOPD mempercepat pengadaan barang dan jasa," tambahnya.

Apabila di tahun 2018 seluruh SOPD di lingkungan Pemprov Kalteng bergerak cepat melaksanakan pengadaan barang dan jasa, serapan anggaran pada akhir tahun 2018 nanti bisa mencapai 98 hingga 99 persen lebih.

Yuren mengatakan sebagian SOPD, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), telah melakukan lelang terhadap beberapa program tahun 2018. Langkah Dinas PUPR Kalteng ini pun harapannya dapat diikuti SOPD lainnya.

?Untuk serapan anggaran, ya tidak mungkin 100 persen, paling tidak 99 koma sekian persen saja. Tapi intinya percepatan pengadaan barang dan jasa ini perlu diperhatikan,? demikian Yuren.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kalimantan Tengah, HM Fahruddin mengingatkan Pemerintah Provinsi agar sisa lebih pembiayaan anggaran sebesar Rp700 miliar yang terjadi di masa anggaran tahun 2017 jangan sampai terulang kembali pada tahun 2018.

Dia mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 telah ditetapkan lebih awal dari waktu yang ditentukan sehingga membantu Satuan Organisasi Perangkat Daerah mempercepat melakukan penyerapan anggaran.

"Kalau bekerja lebih keras dan sungguh-sungguh, saya yakin dan optimis SOPD di lingkungan Pemprov Kalteng dapat menyerap anggaran maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai Desember 2018 bisa 95 persen. Syukur-syukur bisa mencapai 97 persen," kata Fahruddin.

0 Response to "Pemprov Kalteng Diingatkan Percepat Pengadaan Barang dan Jasa"

Posting Komentar