Mentan Andi Amran Sulaiman Targetkan Kapuas Pusat Pertanian Organik

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menjadi pusat pertanian, khususnya padi organik dengan memanfaatkan lahan 300 ribu hektare di eks Pembukaan Lahan Gambut (PLG).

Sebelum delapan eksavator baru diterjunkan ke lokasi eks PLG tersebut akan terlebih dahulu mendatangkan tim ahli dari Kementan untuk melakukan pengkajian peralatan apa yang cocok dan seperti apa penangananya, kata Amran saat berada di Palangka Raya, Jumat sore.

"Kita juga akan memberikan traktor roda empat ataupun hand tractor. Tapi dilihat terlebih dahulu mana yang cocok. Pekan depan langsung diterjunkan tim ahli itu. Tidak perlu lama-lama. 300 ribu hektare untuk pertanian organik itu harus terwujud," tambahnya.

Dia memastikan pertanian organik tersebut nantinya akan dikelola secara profesional dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar maupun pensiunan Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri yang berkenan.

Amran mengatakan tercetusnya ide tersebut karena lokasi eks PLG sudah tidak ada pepohonan dan sejumlah masyarakat sudah melakukan penanaman. Namun sekarang ini kurang mendapat perhatian sehingga perlu diambil alih dengan pertanian modern.

"Apabila memungkinkan, satu petak untuk lahan sawah di eks PLG itu akan dibuat luasnya mencapai 10hektar, sehingga mesin besar yang bekerja. Itu pola yang sangat efekfif, biaya produksi rendah tapi produksinya luarbiasa. Semuanya harus organik," tegas dia.

Mentan menyebut pertanian organik, khususnya padi sangat memberikan keuntungan yang luarbiasa besar. Sebab, hasil panennya ditargetkan diekspor ke Amerika dan negara lainnya dengan harga per kg untuk beras organik berkisar 6 euro atau sekitar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu.

Dia mengatakan nantinya petani yang terlibat di pertanian organik seluas 300ribu hektar di Kabupaten Kapuas itu tidak hanya tergabung di koperasi tapi akan dijadikan koorporasi agar memudahkan akses ke perbankan hingga pemasaran ke tingkat Internasional.

"Itu perintah Bapak Presiden Joko Widodo yang harus diwujudkan. Jadi, untuk tahun pertama dan kedua pertanian organik di Kabupaten Kapuas akan dibantu Kementan. Total kita bantu. Tidak ada kata mundur. Kapuas jadi pusat Pertanian Organik Indonesia harus terwujud," demikian Amran. 

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2016

0 Response to "Mentan Andi Amran Sulaiman Targetkan Kapuas Pusat Pertanian Organik"

Posting Komentar